Tugas 5
Nama : Muhamad Mukhsital Azizi
No. reg : 5115111680
Prodi : Pendidikan Teknik elektro
tugas pembuatan kerangka berfikir
klik link dibawah ini untuk melihat tugasnya
http://www.scribd.com/doc/147163645/TUGAS-5
Selasa, 11 Juni 2013
Selasa, 28 Mei 2013
Tugas 3 Bahasa Indonesia
TUGAS 3 BAHASA INDONESIA
Nama : Muhamad Mukhsital Azizi
No. Reg : 5115111680
Prodi : Pend. Teknik Elektro
Untuk mendownload tugas 3 klik link dibawah ini
http://www.scribd.com/doc/137514793/TUGAS-3-Muhamad-Mukhsital-Azizi
Nama : Muhamad Mukhsital Azizi
No. Reg : 5115111680
Prodi : Pend. Teknik Elektro
Untuk mendownload tugas 3 klik link dibawah ini
http://www.scribd.com/doc/137514793/TUGAS-3-Muhamad-Mukhsital-Azizi
Tugas 2 Bahasa Indonesia
TUGAS 2 Bahasa Indonesia
Nama : Muhamad Mukhsital Azizi
No.Reg : 5115111680
Prodi : Pend. Teknik Elektro
Untuk mendownload tugas 2 klik link dibawah ini
http://www.scribd.com/doc/137514347/TUGAS-2-Muhamad-Mukhsital-Azizi
Nama : Muhamad Mukhsital Azizi
No.Reg : 5115111680
Prodi : Pend. Teknik Elektro
Untuk mendownload tugas 2 klik link dibawah ini
http://www.scribd.com/doc/137514347/TUGAS-2-Muhamad-Mukhsital-Azizi
Tugas 1 (Jurnal Bahasa Indonesia)
TUGAS 1
Nama : Muhamad Mukhsital Azizi
No.Reg : 5115111680
Prodi : Pend. Teknik Elektro
Judul Jurnal yang di Buat : Pemanfaatan PLC dan Visual Basic 6.0 pada Change Over Tegangan Satu Fasa PLN dan Genset 5.5 KVA dengan Beban Resistif
untuk mendownloadnya klik link dibawah ini
http://www.scribd.com/doc/148731883/PEMANFAATAN-PLC-DAN-VISUAL-BASIC-6-0-Pada-Change-Over-Tegangan-PLN-Satu-Fasa-Dan-Genset-5-5-KVA-Dengan-Beban-Resistif
Nama : Muhamad Mukhsital Azizi
No.Reg : 5115111680
Prodi : Pend. Teknik Elektro
Judul Jurnal yang di Buat : Pemanfaatan PLC dan Visual Basic 6.0 pada Change Over Tegangan Satu Fasa PLN dan Genset 5.5 KVA dengan Beban Resistif
untuk mendownloadnya klik link dibawah ini
http://www.scribd.com/doc/148731883/PEMANFAATAN-PLC-DAN-VISUAL-BASIC-6-0-Pada-Change-Over-Tegangan-PLN-Satu-Fasa-Dan-Genset-5-5-KVA-Dengan-Beban-Resistif
Sabtu, 11 Mei 2013
Generator
Generator adalah alat alat yang bekerja menggunakan prinsip percobaan faraday yaitu memutar magnet di dalam kumparan atau sebaliknya. Ketika magnet di gerakkan dalam kumparan, maka akan terjadi perubahan fluks gaya magnet di dalam dan menembus tegak lurus terhadap kumparan sehingga menyebabkan beda potensial antara ujung-ujung kumparan (yang menimbulkan listrik). Syarat utama untuk menghasilkan listrik harus ada perubahan flluks magnet. Cara mengubah fluks magnet adalah dengan cara menggerakan magnet dalam kumparan atau sebaliknya. Apabila suatu konduktor digerakkan memotong medan magnet maka akan timbul beda tegangan di ujung-ujung konduktoer tersebut. Tegangannya akan naik saa mendekati medan dan turun saat menjauhi. Sehingga listrik yang timbul dalam siklus: positif-nol-negatif-nol (AC). Generator DC membalik arah arus saat tegangan negatif, menggunakan mekanisme cincin belah sehingga siklus yang dihasilkan adalah: positif-nol-positif-nol (DC).
Jenis-jenis generator ada 2, yaitu
1. Generator AC (Generator arus bolak-balik)
2. Generator DC (Generator arus searah)
PRINSIP KERJA GENERATOR AC
Generator AC bekerja berdasarkan atas prinsip dasar induksi
elektromagnetik. Tegangan bolak-balik akan dibangkitkan oleh putaran
medan magnetik dalam kumparan jangkar yang diam. Dalam hal ini kumparan
medan terletak pada bagian yang sama dengan rotor dari generator. Nilai
dari tegangan yang dibangkitkan bergantung pada :
1. Jumlah dari lilitan dalam kumparan.
2. Kuat medan magnetik, makin kuat medan makin besar tegangan yang
diinduksikan.
3. Kecepatan putar dari generator itu sendiri.
Prinsip generator ini secara sederhana dapat dijelaskan bahwa tegangan akan diinduksikan pada konduktor apabila konduktor tersebut bergerak pada medan magnet sehingga memotong garis-garis gaya. Hukum tangan kanan berlaku pada generator dimana menyebutkan bahwa terdapat hubungan antara penghantar bergerak, arah medan magnet, dan arah resultan dari aliran arus yang terinduksi. Apabila ibu jari menunjukkan arah gerakan penghantar, telunjuk menunjukkan arah fluks, jari tengah menunjukkan arah aliran elektron yang terinduksi. Hukum ini juga berlaku apabila magnet sebagai pengganti penghantar yang digerakkan.
Terdapat dua jenis konstruksi dari generator ac, jenis medan diam atau medan magnet dibuat diam dan medan magnet berputar.
1. Jumlah dari lilitan dalam kumparan.
2. Kuat medan magnetik, makin kuat medan makin besar tegangan yang
diinduksikan.
3. Kecepatan putar dari generator itu sendiri.
Prinsip generator ini secara sederhana dapat dijelaskan bahwa tegangan akan diinduksikan pada konduktor apabila konduktor tersebut bergerak pada medan magnet sehingga memotong garis-garis gaya. Hukum tangan kanan berlaku pada generator dimana menyebutkan bahwa terdapat hubungan antara penghantar bergerak, arah medan magnet, dan arah resultan dari aliran arus yang terinduksi. Apabila ibu jari menunjukkan arah gerakan penghantar, telunjuk menunjukkan arah fluks, jari tengah menunjukkan arah aliran elektron yang terinduksi. Hukum ini juga berlaku apabila magnet sebagai pengganti penghantar yang digerakkan.
Terdapat dua jenis konstruksi dari generator ac, jenis medan diam atau medan magnet dibuat diam dan medan magnet berputar.
Selasa, 23 April 2013
PLTD
PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA DIESEL
(PLTD)
1.1 Latar Belakang Masalah
Di
era modern seperti sekarang, listrik merupakan salah satu kebutuhan yang pokok
bagi kehidupan. Banyak daerah-daerah terpencil di Indonesia yang belum mendapat
pasokan energi listrik yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Keterbatasan
pasokan listrik ini disebabkan penggunaan listrik yang berlebihan dalam
kehidupan sehari-hari baik itu di rumah tangga, perusahaan maupun industri.
Untuk
menanggulangi keterbatasan pasokan listrik ini, maka banyak di dirikan
pembangkit-pembangkit listrik di Indonesia, salah satunya adalah Pembangkit
Listrik Tenaga Diesel (PLTD). Pembangkit listrik ini (PLTD) biasanya
menggunakan bahan bakar minyak bumi. Sistem penggerak yang digunakan tanpa
generator. Listrik yang dihasilkan dari pembangkit ini mengalami proses siklus
energi, yaitu dari bahan bakar (minyak bumi) menjadi energi mekanik, kemudian
baru menghasilkan energi listrik. Energi arus panas yang dihasilkan dari
pembakaran bahan bakar (minyak bumi), diubah menjadi energi mekanikal yang
dapat menggerakan atau memutar generator.
Ada beberapa faktor yang dapat di
jadikan pertimbangan dalam suatu siklus energi, seperti halnya jenis sumber
energi yang akan dipakai dalam proses pembakaran, dan juga jenis mesin yang
akan digunakan pada proses ini, apakah itu boiler uap atau motor diesel.
Untuk lebih jelasnya klik link dibawah ini
http://www.scribd.com/doc/137515905/Makalah-PLTD
Rabu, 13 Maret 2013
Penerapan Ilmu dan Moral
Ilmu pengetahuan yang diterapkan bertujuan untuk mempergunakan dan menerapkan ilmu pengetahuan tersebut di dalam masyarakat untuk mengatasi masalah-masalah yang di hadapinya. Adalah sangat bijaksana apabila manusia-manusia di muka bumi ini dapat memanfaatkan ilmunya untuk mempelajari berbagai gejala-gejala atau peristiwa yang menurut anggapannya mempunyai manfaat bagi kehidupan manusia. Pemanfaatan ilmu pengetahuan hendaknya di batasi pada hal-hal yang asasi, dan semua orang akan menyambut dengan bahagia apabila ilmu itu bertujuan untuk kemaslahatan hidup manusia. Jika ilmu pengetahuan itu di kendalikan oleh orang-orang yang tak bermoral, maka akan membawa penderitaan yang begitu dahsyat bagi umat manusia. Ilmu dan moral satu sama lain berhubungan, untuk itu penerapan ilmu pengetahuan harus di imbangi dengan moral, karena moral adalah suatu alat yang digunakan untuk menilai baik dan buruknya suatu ilmu pengetahuan itu untuk di aplikasikan.
Langganan:
Postingan (Atom)